Ida Ratna Isaura

Menyimpan Kesedihan Mengabadikan Kebahagiaan, Karena Aku Adalah Keduanya

Seperti Teman, Seperti Bukan

390503_325593294122151_2046265357_n_large

Bukankah sangat menyenangkan bila aku bisa memaafkanmu dan kita bisa kembali bertegur sapa. Bukankah sangat melegakan bila aku mendapat sebuah kepastian bahwa tak akan ada yang menyakiti perasaanku lagi. Apa kau sedang menunggu aku menyapamu karena kau tak punya cukup keberanian untuk meminta maaf?

Seperti waktu-waktu yang lalu, aku menjadi orang yang paling memahamimu. Menerima apa saja yang pahit dan menelannya dengan senyuman. Apa memang harus begitu selamanya? Segala yang pahit telah kekal menjadi racun. Lalu baru sekarang kau bertanya kabar. Apakah itu penting bagimu? Tahu bahwa aku masih hidup dan tak membutuhkanmu. Itu kah yang ingin kau ketahui?

Aku ingin menerjemahkan satu-satu lukaku dan mengatakan kau bukan sahabat yang baik. Tapi bukankah selama ini kau menganggap aku yang terbaik karena aku tak melakukannya. Terakhir kali aku kehilangan kesabaran dan melucuti rahasiamu satu-satu. Kenapa kau tak mengaku dan meminta maaf? Kenapa kau memilih menjadi pengecut yang bersembunyi?

Jika aku bisa menamparmu lantas apakah aku akan benar-benar menamparmu sehingga kau takut mendatangiku? Setelah aku benar-benar menghapusmu dan memisahkan namamu dari masa laluku, lantas kau datang malu-malu. Kau masihlah seorang yang berpura-pura polos yang mendatangiku tanpa kata maaf.

Jangan mencariku. Pergilah. Aku tak ingin mengecewakanmu karena aku bukan orang baik yang kemarin.

9 comments on “Seperti Teman, Seperti Bukan

  1. yisha
    1 Oktober 2012

    maafin yisha…………
    kaka, ini manis bangetsssssssssss……..

    • Ida Ratna Isaura
      5 Maret 2013

      makasii Yishaaa. . . hehehe🙂

      udah baikan kok sama temennya. . hehehe

  2. kangyaannn
    2 Oktober 2012

    oh jadi udah berubah ya ??

  3. BIMA CETTA WIDYATAMAKA
    15 Oktober 2012

    that’s Life, anyway cukup menggugah dan Jempol , tapi itu pengalaman atau sekedar tulisan?
    kalau pengalaman kok begitu menyakitkan!

  4. Zakii Aydia
    8 Januari 2013

    Like this🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30 September 2012 by in CURHAT and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: